Tips Pergaulan

Sehebat apapun seorang manusia tidak bisa hidup sendiri. Kita pasti membutuhkan orang lain. Untuk itu, pergaulan tidak bisa dihindarkan dan menjadi sebuah kebutuhan. Interaksi antar manusia dalam pergaulan akan sangat intens. Mereka saling mempengaruhi dan saling mewarnai. Pergaulan bisa membawa kepada kesuksesan tapi pergaulan juga bisa menjerumuskan kita pada kehancuran.
Oleh karena itu, bergaul tidak boleh sembarangan dan sekedar ikut-ikutan. Tips pergaulan dibutuhkan agar kita tidak mendapatkan dampak negatif dari salah gaul. Ada beberapa tips pergaulan yang bisa jadi pedoman dalam berinteraksi dengan sesama yaitu:
1. Pilih teman. Kita boleh kenal sebanyak mungkin orang tapi hanya orang-orang terpilih saja yang boleh dekat dalam keseharian. Teman adalah cermin bagi temannya yang lain. Jadi teman dekat memang harus kita pilih yang bisa memberi dampak positif. Pilihlah teman yang bisa memberi semangat ketika kita letih menjalani hidup ini, menyediakan kedua telinga ketika kita bercerita, menasehati bila kita menyimpang dari jalan yang semestinya.
Teman sejati selalu ada di sisi ketika kita tertawa atau berduka. Dia hadir bukan untuk sekedar bersenang-senang apalagi mengharapkan materi. Mereka adalah orang-orang terdekat kita setelah keluarga. Carilah teman sejati yang akan menemani kita menjalani kehidupan ini.
2. Jangan jadi bebek. Banyak binatang yang punya kecenderungan untuk hidup berkelompok dan sangat patuh kepada pimpinannya. Misalnya bebek yang sering berbaris rapi dan semuanya mengikuti kemanapun si “raja” bebek pergi. Mau mencari makan, main lumpur sampai kecebur kubangan pun beramai-ramai.
Kalo manusia jangan jadi bebek, sekedar ikut-ikutan tanpa tahu mau kemana, untuk apa dan apa manfaat yang akan didapat. Hidup berkelompok itu bagus, punya geng teman2 dekat pun oke aja asal kegiatannya positif. Think before doing something. Mikir dulu deh sebelum berbuat sesuatu. Ini baik apa buruk. Jangan lihat siapa yang ngajak tapi lihat apa yang diajaknya.
3. Jaga penampilan. Apa yang terlihat dari diri kita bisa memiliki beberapa arti. Penampilan bisa menunjukkan siapa diri kita. Kalo tampilannya acak-acakan dan kumal, mungkin kita perlu membenahi diri biar lebih enak dilihat.
Penampilan yang baik, rapi, bersih dan menarik itu yang harus kita lakukan. Tanpa perlu jadi lebay dan norak kayak badut ancol. Gak mesti juga harus keluar duit banyak seperti selebriti. Jangan mau dicap jadi cewek murahan (cowok murahan ada gak yah?) karena sering pake pakaian model minimalis dan terjadi “penampakan” disana-sini.
Keindahan tubuh bukan untuk dipamerkan kepada semua orang. Orang yang hanya bisa pamer bodi biasanya adalah orang yang tidak percaya diri. Mereka menutupi rasa minder karena tidak tahu potensi diri yang dimiliki yang bisa ditunjukkan kepada orang lain. Ada juga yang berpakaian hanya karena mengikuti trend tanpa melihat apakah pakaian itu cocok untuk diri dan lingkungannya.
4. Hati-hati dalam berbicara. Banyak pertengkaran, permusuhan bahkan pembunuhan yang terjadi hanya karena tersinggung oleh perkataan. Bahkan hal seperti itu sering terjadi diantara orang yang memiliki hubungan dekat seperti keluarga atau teman. Lidah memang tak bertulang begitu kata pepatah artinya ucapan tak mudah dikendalikan. Terkadang ledekan dan sindiran meluncur begitu saja. Hal ini bisa menjadi awal dari retaknya hubungan.
Berkatalah yang baik atau diam adalah nasihat yang abadi sepanjang zaman. Jangan terlalu banyak mengumbar kata-kata seperti ember bocor yang terus mengalirkan air tanpa bisa dihentikan. Pilihlah kata-kata yang baik, sesuaikan apa yang ingin disampaikan dengan suasana hati orang lain dan kondisi lingkungan sekitar. Kualitas seseorang bisa dilihat dari kata-kata yang dikeluarkan. Jika sering bicara kotor dan jorok, kualitas dirinya tidak jauh dari itu. Begitu juga sebaliknya. Semoga kita termasuk orang yang sering berkata yang baik dan bermanfaat.
Itu saja tips pergaulan dari saya. Mungkin anda punya tips yang lain, silakan tulis dicomment yah. Semoga bermanfaat…:D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *