Sinetron Baru “Menteri Yang Ditukar”

Wacana reshuffle alias kocok ulang kabinet telah mencapai puncaknya ketika SBY mengumumkan nama-nama menteri dan wakil menteri yang baru atau mengalami perubahan posisi. Reshuffle kabinet memang bagaikan sinetron yang ditunggu-tunggu oleh sebagian rakyat yang masih punya harapan agar terjadi perubahan. Tentu perubahan ke arah yang lebih baik yang diinginkan.
Mengapa reshuffle kabinet seperti sinetron yang menarik untuk ditonton?
1. Adanya prolog yang cukup lama; isu ini sudah cukup lama berkembang dan sengaja dihembus-hembuskan baik oleh kawan maupun lawan politiknya. Jadi seperti iklan yang memancing penonton untuk melihat sinetron ini.
2. Bikin penasaran; prolog berupa desas-desus ini bikin orang jadi penasaran, bener gak sih ada pergantian, siapa aja yang bakal kena.
3. Ditambah dengan dramatisasi; adanya pemanggilan calon menteri dan wakil menteri ke cikeas yang diliput media massa, tes kesehatan & konferensi pers para calon.
4. Unsur kejutan; penambahan wakil menteri dalam jumlah banyak menjadi kejutan karena tak terduga sebelumnya.Diluar prediksi para pengamat seperti dalam tulisan ini.
5. Misteri; ada hal yang tak terjawab dan mungkin tak akan pernah ada jawabannya. Mengapa menteri yang bermasalah secara hukum seperti Menpora & Menakertrans tidak diganti sementara menteri yang berkinerja bagus yaitu Menteri Kelautan dan Perikanan justru dilengserkan.
Bisa jadi sinetron reshuffle ini memiliki rating yang jauh lebih tinggi daripada sinetron lain di televisi. Untuk lebih menarik perhatian penonton, sinetron ini bisa kita kasih judul “Menteri Yang Ditukar” karena memang ada menteri yang ditukar tempatnya dan menimbulkan banyak pertanyaan plus keraguan.
Apa bisa Jero Wacik jadi menteri ESDM padahal dia tidak punya pengalaman di bidang energi atau pertambangan? Padahal sebelumnya dia adalah menteri pariwisata dan kebudayaan.
ESDM ini adalah area strategis sekaligus “basah” karena salah satu pendapatan terbesar negara ada di sini. Jadi harus “diamankan” dan tak akan diberikan kepada orang lain baik itu seorang profesional apalagi dari parpol lain.
Mengapa Marie Elka Pangestu jadi menteri pariwisata dan ekonomi kreatif? Pengalaman dan pendidikannya lebih banyak di bidang ekonomi. Apa tidak rancu ekonomi kreatif digabungkan dengan pariwisata?
Sinetron ini akan terus berlanjut secara berseri, ada pemain baru tapi sebagian masih pemain lama. Ceritanya terus bersambung entah sampai kapan. Sementara sebagian penonton mulai bosan tapi sayang hanya inilah tontonan yang tersedia. Menurut anda bagaimana kisah selanjutnya?

15 thoughts on “Sinetron Baru “Menteri Yang Ditukar””

  1. Kisahnya pasti sama dengan sinetron-sinetron sebelumnya. Rasanya sebagian dari masyarakat kita sudah bosan dengan sinetron semacam ini, tidak menghibur, tidak menyenangkan hati.
    Salam kenal pak, mampir juga dan jadi teman di blog saya. Salam Indonesia

    1. daripada nonton sinetron mendingan baca blog aja, iya agak? saya sdh mampir ke blognya. jadi pengen jalan-jalan sekalian wisata kuliner

  2. Betull…
    saya kuatir bgt sama SBY…pemaksaan posisinya keliatan banget…
    mosi tidak percaya jd nongol lagi deh..ckckckk…
    hhmm..sok politik bgt saia…hehe
    oya mampir juga ya ke blog saya,, follow juga boleeeehhh..hehhee.
    Stylish Generation

  3. Yup setuju banget ma judul sinetronnya. Tapi itu membuktikan bahwa pak beye udah kalah nego sama kepentingan politik….kalo utk urusan rakyat aja udah dikalahkan kepentingan golongan tertentu, gie mana urusan yang lebih besar lagi? Harga diri bangsa di mata dunia internasional misalnya. Dan ingat dalam setiap negosiasi dgan pihak luar negeri Ind. selalu kalah…bisakah hasil resuffle menjawab tantangan ini?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *