Perkembangan Telekomunikasi Seluler Menjadi Stimulus Penggerak Perekonomian

Indonesia ibarat tanah yang subur bagi tumbuhnya industri telekomunikasi seluler. Lahan subur itu kini telah dipenuhi oleh berbagai jenis tumbuhan yang bervariasi. Siapapun bisa memandangi kehijauan dedaunan dan menikmati keteduhan di bawah pohon-pohonnya yang rindang.

            Bisa jadi industri telekomunikasi seluler adalah salah satu jenis industri yang paling cepat berkembang saat ini. Pertumbuhan industri ini sangat cepat dan masih berpotensi untuk terus berkembang. Bahkan perkembangan industri juga mempengaruhi industri lainnya yang berkaitan.

            Ada beberapa indikator yang menjadi bukti perkembangan industri telekomunikasi seluler yang sangat pesat. Indikator tersebut diantaranya yaitu:

  1. Jumlah operator telepon seluler yang mencapai 11 perusahaan baik yang menggunakan teknologi GSM maupun CDMA.
  2. Pengguna telepon seluler yang semakin banyak tersebar dari kota hingga ke desa.
  3. Ponsel saat ini bukan lagi menjadi barang mewah tapi sudah menjadi kebutuhan dasar untuk berkomunikasi bagi sebagian besar masyarakat.
  4. Penjualan perangkat telepon seluler tidak pernah sepi. Perusahaan manufaktur ponsel kelas dunia menjadikan Indonesia sebagai basis penjualan di Asia selain China.

Selain itu, pertumbuhan industri telekomunikasi seluler juga memiliki pengaruh yang signifikan untuk menggerakkan perekonomian. Ada multiflier effect yang ditimbulkan oleh berkembangnya industri ini. Pengaruh perkembangan industri telekomunikasi seluler tehadap industri lain, antara lain adalah:

  1. Industri properti

Pesatnya pembangunan mall, ruko dan pertokoan yang sebagian besar diisi oleh penjualan perangkat telekomunikasi seluler. Dimulai dari penjualan gadget, accesories, service, voucher dan lain sebagainya. Mungkin akan ada mall yang sepi peminat untuk menyewa seandainya industri telekomunikasi seluler tidak tumbuh dengan pesat.

  1. Industri periklanan

Salah satu penyumbang kue iklan terbesar saat ini adalah perusahaan manufaktur handphone dan operator telepon seluler. Mereka berani beriklan besar-besaran di semua jenis media massa untuk menarik perhatian konsumen. Hal ini dilakukan karena persaingan di industri ini sangat ketat. Kondisi ini mengakibatkan industri periklanan menjadi lebih bergairah.

  1. Industri media massa

Media massa hidup matinya sangat tergantung kepada pemasang iklan. Saat ini pemasang iklan terbesar adalah perusahaan manufaktur handphone dan operator telepon seluler. Jadi bisa kita katakan bahwa industri media massa mendapat keuntungan dari pertumbuhan industri telekomunikasi seluler.

  1. Industri jasa

Pertumbuhan industri ini mempengaruhi tumbuhnya industri jasa yang mendukung. Misalnya service, mobile content, games, kursus untuk teknisi yang akan memperbaiki kerusakan handphone, dan lain sebagainya.

  1. Industri konveksi/accesories

Sebagian besar accesories handphone dibuat oleh industri rumah tangga misalnya sarung ponsel. Dengan semakin berkembang pesatnya industri ponsel mengakibatkan tumbuhnya usaha kecil menengah yang memproduksi accesories ponsel.

Bukan hanya itu, perkembangan industri telekomunikasi seluler telah menciptakan banyak pengusaha baru. Ada diantara mereka yang membuka toko yang menjual ponsel di mall, membuka kursus teknisi ponsel atau menjual voucher dipinggir jalan. Selain itu, industri ini telah menyerap banyak tenaga kerja. Mereka bekerja sebagai karyawan operator seluler, penjaga toko ponsel, teknisi dan lain sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *