Penyebab Minder (1)

Banyak orang yang tidak percaya diri karena merasa memiliki kekurangan secara fisik. Ada yang punya cacat tubuh. Merasa tidak cantik atau ganteng. Badannya kurang tinggi lah, tidak langsing alias gendut, atau kurang putih (sebutan halus untuk kulit hitam), dsb.
Bisa dikategorikan penyebab minder karena masalah fisik sebagai berikut:
– Kelengkapan anggota tubuh: ada sebagian orang yang tidak lengkap atau kurang sempurna anggota tubuhnya. Ketidaklengkapan atau ketidaksempurnaan tubuh ini bisa terjadi karena bawaan sejak lahir atau kecelakaan. Jadi ada yang cacat tubuh sejak bayi tapi ada juga yang memiliki cacat setelah dewasa.
Sebagian besar orang cacat merasa tidak percaya diri karena sebagian tubuhnya tidak berfungsi sempurna. Mereka malu karena memiliki keterbatasan secara fisik. Keterbatasan terkadang membuat mereka tergantung kepada orang lain.
Ditambah lagi dengan kebiasaan masyarakat kita yang sering memandang rendah orang cacat, mengejek bahkan melakukan diskriminasi. Seakan-akan orang cacat adalah warga negara kelas dua.
Perlakuan yang seperti ini membuat mereka merasa semakin minder. Bahkan terkadang ada yang berpikiran untuk mengakhiri hidup karena dunia sudah tidak ada artinya lagi bagi mereka. Sungguh mengenaskan.
– Ukuran
Banyak orang yang kurang puas dengan ukuran tubuhnya. Ada yang tidak puas dengan ukuran tubuhnya secara keseluruhan dan ada juga yang tidak puas ukuran beberapa anggota tubuhnya saja.
Sebagian mengeluh tubuhnya terlalu kurus tapi ada juga yang merasa terlalu gemuk. Sebagian lagi iri karena badannya kurang tinggi. Namun ada juga keluhan yang sepele misalnya betisnya terlalu gede.
– Proporsi
Ada lagi yang merasa proporsi tubuhnya tidak seimbang. Gede di atas, kecil di bawah atau sebaliknya.
– Warna
Sebagian besar orang Indonesia merasa punya kulit putih itu lebih baik. Jadi yang kulitnya lebih gelap merasa tidak percaya diri.
– Jenis
Persepsi rambut lurus lebih keren daripada rambut keriting apalagi kribo. Mereka yang punya rambut kribo atau tanpa rambut alias botak terkadang merasa minder.
Faktor fisik bisa jadi merupakan salah satu alasan tidak percaya diri yang paling sering diungkapkan. Hal ini sebenarnya wajar saja terjadi karena kondisi fisik paling mudah terlihat dan menjadi identitas diri. Manusia sering diidentifikasi dengan menyebutkan kondisi fisknya. Misalnya; orangnya tinggi, badannya besar, brewokan dan sebagainya.
Pada umumnya manusia menilai orang lain melalui penampilan fisiknya. Minimal untuk pertama kali. Kesan pertama ketika kita bertemu dengan orang lain berawal dari apa yang bisa terlihat.
Oleh karena itu, banyak orang yang berusaha meningkatkan kepercayaan dirinya dengan memperbaiki penampilan fisiknya. Berbagai cara dilakukan dari yang wajar sampai tidak wajar. Cara yang wajar adalah dengan merawat tubuh. Sementara yang tidak wajar seperti operasi plastik sampai pergi ke dukun untuk pasang susuk.
Contoh yang paling terlihat nyata adalah penyanyi legendaris Michael Jackson (MJ). Diantara potensi dan prestasinya yang luar biasa, terselip rasa tidak percaya diri dengan kondisi fisiknya. Dia yang dilahirkan dengan kulit hitam, rambut kribo dan ciri fisik khas warga kulit hitam Amerika lainnya.
MJ ingin merubah kulitnya menjadi putih, rambut lurus, hidung mancung dan perbaikan lainnya. Akhirnya operasi plastik pun dilakukan. Tidak hanya sekali tapi berulang kali. Kalau kita perhatikan penampilan fisik MJ sebelum meninggal sangat jauh berbeda bila dibandingkan dengan aslinya.
Kebiasaan sebagian besar artis dan selebritis untuk “mempermak” penampilan fisiknya agar selalu tampil oke ditiru oleh banyak orang. Padahal semakin banyak perubahan tampilan fisiknya menunjukkan semakin besar rasa tidak percaya dirinya. Makin menor makin kesohor. Gitu katanya, padahal dalam dirinya tersimpan rasa minder karena merasa tidak cantik.
Orang pede bukan yang paling ganteng atau cantik, mereka hanya mensyukuri apa yang mereka miliki (@farhan)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *