Motivasi Belajar

Banyak orang yang berhenti belajar ketika sudah lulus dari sekolah atau kuliah. Mereka beranggapan belajar hanya ada di ruang kelas dan terbatas untuk mereka yang masih muda saja. Belajar hanya diartikan sebatas proses formal untuk mendapatkan selembar kertas yaitu ijazah.
Padahal belajar adalah bagian yang tak terpisahkan dari kehidupan manusia itu sendiri. Manusia yang terlahir sebagai bayi tidak akan pernah menjadi orang dewasa tanpa belajar. Kita dilahirkan dengan penuh ketidaktahuan akan diri sendiri, lingkungan sekitar, alam semesta dan sebagainya. Proses kehidupan yang penuh pembelajaran membuat kita sedikit demi sedikit mengetahui siapa sebenarnya kita, apa yang terjadi di sekitar kita dan apa yang seharusnya kita lakukan. Semuanya dilakukan dengan satu cara: belajar.
Oleh karena itu, jangan pernah merasa cukup dan puas dengan apa yang sudah kita tahu. Sesungguhnya apa yang kita belum tahu dan apa yang perlu kita tahu jauh lebih banyak lagi. Ketika kita berhenti belajar, bisa jadi kita telah kehilangan salah satu ciri sebagai manusia. Ada nasihat yang sangat bagus yang terangkum dalam bait puisi di bawah ini:
“orang berilmu dan beradab tidak akan diam di kampung halaman
tinggalkan negerimu dan merantaulah ke negeri orang
merantaulah, kau akan dapatkan pengganti dari kerabat dan kawan
berlelah-lelahlah, manisnya hidup terasa setelah lelah berjuang
aku melihat air menjadi rusak karena diam tertahan
jika mengalir menjadi jernih, jika tidak kan keruh menggenang
singa jika tak tinggalkan sarang tak akan dapat mangsa
anak panah jika tidak tinggalkan busur tak akan kena sasaran
jika matahari di orbitnya tidak bergerak dan terus diam
tentu manusia bosan padanya dan enggan memandang
bijih emas bagaikan tanah biasa sebelum digali dari tambang
kayu gaharu tak ubahnya seperti kayu biasa
jika di dalam hutan”
(Imam Syafi’i; dikutip dari novel negeri 5 menara)
Ada beberapa pelajaran yang bisa kita ambil dari bait puisi di atas yaitu:
1. Kita harus berani merantau atau pergi meninggalkan kampung halaman untuk mencari ilmu. Jangan menjadi “jago kandang” merasa paling pintar di kampung/negeri sendiri tapi ketika sudah bertemu dengan orang banyak di luar ternyata kita bukan apa-apa.
2. Kita harus terus bergerak maju meningkatkan kualitas diri dengan belajar. Jangan seperti air yang tertahan dalam kolam/empang dan semacamnya yang akan menjadi kotor dan bau. Air yang bersih adalah air yang terus mengalir. Manusia yang sukses adalah manusia yang terus mengalir mencari ilmu dan memperbaiki diri. Sama seperti singa yang tidak akan pernah mendapatkan makanan jika hanya berdiam diri dalam kandang. Anak panah juga tidak akan pernah kena sasaran jika tidak meninggalkan busurnya.
3. Terus kembangkan potensi yang ada dalam diri. Kita tidak pernah tahu bidang apa yang akan menjadi keahlian kita tanpa pernah kita mencobanya. Emas tak akan pernah ditemukan jika manusia tidak menggali tanah terus sampai ke dalam. Potensi diri kita juga sama, tidak akan pernah tergali jika tidak terus dicari.
Teruslah belajar saudaraku, kapan pun, dimana pun kita berada, dengan siapapun¬† yang kita temui di dunia nyata atau dunia maya. Belajarlah, karena itu yang membedakan manusia dengan mahluk lainnya….

One thought on “Motivasi Belajar”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *