Mengapa masih ada yang tak berbakti kepada IBU?

Tulisan ini dibuat dalam rangka hari ibu. Seseorang yang terkadang terlupakan dan tersisihkan dalam kehidupan sebagian orang. Padahal kita tidak akan ada tanpa ada seorang ibu. Tak akan pernah ada…
Ibu adalah seseorang yang sangat istimewa karena perannya tak akan pernah tergantikan. Keistimewaan seorang ibu tidak akan bisa dinilai dengan mata uang apapun. Contoh keistimewaan ibu adalah:

1. Available 24 hours a day. Seorang ibu siap melayani anaknya 24 jam sehari. Mungkin kita tidak pernah ingat ketika bayi sering menangis di tengah malam. Membangunkan ibu yang sedang tertidur lelap. Ibu selalu siap memberikan ASI, mengganti popok atau menemani tidur sang bayi. Apalagi ketika kita sedang sakit, perawat rumah sakit pun tak akan bisa menggantikan peran ibu yang selalu setia mendampingi.
2. Always listening, always understanding. Seorang ibu selalu mendengarkan keluh kesah anaknya. Dia berusaha untuk memahami apapun yang dikatakan buah hatinya. Apapun yang diinginkan, diminta dan diharapkan. Walaupun terkadang ocehan, omongan dan curhat anak-anaknya itu mengganggu waktu istirahatnya yang hanya sebentar. Walaupun hanya sebagian saja keinginan anaknya yang bisa diwujudkan, ia selalu berusaha membuat kita bahagia.
3. Anytime, anywhere, she always there for you. Kapanpun dan dimanapun seorang ibu akan ada untuk anak-anaknya. Ketika kita kecil, dia selalu mendampingi saat kita bermain atau sekolah. Walaupun sudah beranjak dewasa, dia selalu ada dalam setiap momen istimewa. Ketika kita sedih atau tertawa, ketika kita mendapat anugrah atau musibah, dia akan selalu hadir bersama.
4. Love will never end. Kasih Ibu kepada beta tak terhingga sepanjang masa, hanya memberi tak harap kembali, bagai sang surya menyinari dunia. Begitulah cinta seorang ibu kepada anaknya, cinta yang tak akan pernah berakhir. Cintanya diberikan bahkan sebelum kita lahir hingga akhir hayatnya. Seorang ibu akan mencintai anaknya setulus hati. Apapun dan bagaimanapun kondisi anaknya.
Anehnya, masih ada orang yang mengacuhkan ibunya. Tak peduli dan tak memperhatikan. Apalagi ketika ibunya beranjak tua renta. Mereka lebih memilih memasukkan ibunya ke panti jompo atau dirawat oleh pembantu rumah tangga.
Jadi apa alasan seseorang tak mau berbakti kepada ibunya? Bisa jadi karena hatinya telah tertutup oleh gemerlapnya kenikmatan dunia. Mungkin karena ibunya pernah punya salah atau dosa. Entah apa. Seorang ibu juga manusia biasa, yang tak luput dari salah dan dosa. Maafkanlah ia karena bisa jadi salah dan dosa kita kepada ibu lebih banyak lagi.
Luangkanlah waktu untuk ibu, disela-sela kesibukan dunia. Berikanlah perhatian dan kasih sayang sebagaimana ia memperhatikan dan menyayangi kita di waktu kecil. Selamat hari ibu, tulisan ini kupersembahkan untukmu. Semoga aku bisa menjadi anak yang berbakti kepadamu. I love you, ibu…

4 thoughts on “Mengapa masih ada yang tak berbakti kepada IBU?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *