Mencari Cinta Sejati

Tema cinta paling banyak mewarnai layar kaca, dalam bentuk film, sinetron atau lagu. Bukan cuma itu, buku cerita alias novel juga paling banyak menyajikan cinta sebagai hidangan utama. Memang cinta paling sering jadi bahan omongan dan cerita. Dimana-dimana di seluruh dunia dengan beragam bahasa berbeda namun punya arti yang sama.
Walaupun begitu, banyak orang yang masih sulit mendefinisikan apa sih arti cinta. Tidak ada kesepakatan dari para pujangga ataupun ahli bahasa tentang makna cinta. Bisa jadi karena cinta memang bukan sekedar perkataan, cinta itu tentang perasaan. Untuk membahas makna cinta, anda bisa membaca tulisan di sini.
Mungkin semua orang merasa sudah punya pengalaman tentang cinta. Tapi apakah mereka sudah menemukan cinta yang sebenarnya, cinta yang sejati, bukan cinta imitasi. Shakespeare seorang pujangga ternama dari Inggris mengatakan “cinta sejati itu ibarat hantu, banyak orang yang membicarakannya tapi hanya sedikit orang yang menemukannya”.
Apa sih cinta sejati itu? Apa bedanya dengan cinta imitasi? Baca terus yah, kita akan bahas di sini…
1. Cinta Sejati itu selalu memberi dan tak pernah berharap akan kembali. Bagai sang surya menyinari dunia. Lho kok kayak lagu anak-anak. Tapi memang benar seperti itu seharusnya, kalau kita cinta itu artinya kita memberi dan jangan mengharapkan balasan apapun. Cinta bukan jual beli, cinta tak bisa dijual dan cinta juga tak bisa dibeli. Dengan tumpukan uang atau harta yang melimpah. Uang mungkin bisa “membeli” orang tapi uang tak bisa membeli hati.
2. Cinta Sejati itu bukan karena rupa atau harta. Semua orang pasti suka melihat perempuan cantik plus kaya lagi dan mungkin saja sebagian besar akan merasa cinta. Itu wajar saja terjadi dan sangat manusiawi. Tapi sesungguhnya cinta sejati tidak mengenal rupa dan harta. Bukan masalah cantik atau jelek, kaya atau miskin. Karena kecantikan dan kekayaan seseorang itu tidak akan pernah abadi. Dia akan tergerus oleh aliran waktu. Lama-lama juga jadi peyot dan reyot. Kalo yang cintanya karena kecantikan, dia akan berpaling ke lain hati. Tapi cinta sejati akan tetap terpatri hingga akhir nanti.
3. Cinta sejati itu tak terbatas oleh waktu. Bukan cinta sesaat, cinlok (cinta lokasi) dan semacamnya. Cinta yang sesungguhnya akan menyatukan manusia hingga akhir masa. Until death do us part. Sampai kematian memisahkan kita. Itu seharusnya. Cinta yang sebenarnya tidak akan membuat seorang laki-laki berpaling ketika melihat yang bening-bening. Begitu juga sebaliknya.
4. Cinta Sejati itu bukan milik berdua. Banyak orang yang salah menafsirkan cinta itu hanya sebatas sepasang lawan jenis semata. Padahal tidak seperti itu. Cinta itu luas, seluas samudera, sedalam lautan, terbentang hingga ujung cakrawala. Lebay en gombal banget yah. Tapi memang begitu kenyataannya. Cinta sejati itu bukan cuma milik sepasang kekasih saja. Cinta itu milik semua manusia, alam beserta isinya dan juga yang terpenting adalah cinta kepada Sang Pencipta. Cinta orang tua kepada anaknya adalah contoh nyata sepotong cinta sejati yang ada di bumi. Orang tua mencintai anaknya dengan tulus hingga dewasa, selalu memberi dengan sepenuh hati.
Itulah cinta sejati, apakah anda sudah memilikinya? Saya yakin anda sudah merasakan cinta sejati, miliki dan berikanlah cinta sejati itu. Buat yang belum punya pendamping hidup, carilah pasangan yang punya cinta sejati karena cintanya nanti akan terpatri abadi. Baca tulisan selanjutnya, judulnya “cinta sejati itu cinta segitiga“.
salam cinta…

8 thoughts on “Mencari Cinta Sejati”

    1. Pemuda jantan itu ngajak nikah, kalo pemuda pengecut bisanya ngajak zina. Mau enaknya doang, gak mau anaknya. He..he..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *