KOMUNIKASI MURAH, RAKYAT SEJAHTERA

You can not
NOT communicate (Anthony Robbins, 1999)
Komunikasi adalah salah satu kebutuhan hidup mendasar dari seorang manusia. Jika menggunakan teori Hierarchy of Needs dari Thomas Maslow maka komunikasi bisa dikategorikan sebagai Physiological Needs sama seperti udara, air, makanan, rumah, tidur dan sebagainya. Kebutuhan manusia akan komunikasi sama seperti perlunya manusia terhadap makan dan minum.
Jika manusia kurang makan dan minum bisa menimbulkan gangguan kesehatan hingga akhirnya bisa sakit atau bahkan meninggal dunia. Begitu juga dengan manusia yang kurang berkomunikasi. Mereka akan kesepian dan tidak bisa mengekspresikan diri. “Penyakit” kurang komunikasi ini bisa mengakibatkan stress dan depresi. Tidak jarang kasus bunuh diri berawal dari rasa kesepian karena tidak ada orang yang bisa diajak berkomunikasi.
Pada era ini komunikasi tidak cukup hanya dengan komunikasi langsung. Sebagian besar bentuk komunikasi dilakukan dengan cara tidak langsung melalui media/alat komunikasi. Oleh karena itu, keberadaan biaya komunikasi yang murah adalah sebuah keharusan agar kebutuhan berkomunikasi bagi rakyat bisa terpenuhi. Selain biaya pembelian alat komunikasi yang terjangkau, biaya komunikasi (pulsa) murah juga harus tersedia.
Keberadaan pulsa murah akan membawa dampak yang signifikan terhadap rakyat Indonesia. Biaya pulsa yang murah akan memberikan multiflier effect (efek berganda) yang akan berpengaruh terhadap kesejahteraan rakyat secara keseluruhan. Bisa dikatakan biaya komunikasi yang murah akan menjadi stimulus bagai kesejahteraan rakyat Indonesia.
Pengertian sejahtera tidak harus selalu berarti terpenuhinya kebutuhan materi. Sejahtera artinya kebutuhan materi dan non materi bisa terpenuhi dengan mudah dan murah. Seringkali indikator kesejahteraan hanya ditekankan kepada unsur materi seperti penghasilan per tahun atau jumlah kekayaan yang dimiliki.
Pulsa murah akan mendorong masyarakat untuk semakin intens melakukan komunikasi melalui media komunikasi. Jika dilakukan dengan tujuan yang positif semakin banyak berkomunikasi akan menguntungkan masyarakat. Keuntungan tersebut bisa dilihat dari berbagai sudut pandang.
Komunikasi murah akan mengurangi anggaran biaya rumah tangga. Beban kehidupan yang semakin lama semakin berat ditandai dengan terus naiknya harga bahan kebutuhan pokok akan sedikit berkurang karena biaya komunikasi yang murah. Anggaran yang tersisa dari biaya komunikasi bisa dialihkan untuk memenuhi kebutuhan yang lain.
Komunikasi murah akan membuat rakyat lebih bahagia. Perasaan bahagia ini akan muncul karena terpenuhinya rasa rindu ketika bisa sering berkomunikasi dengan orang-orang tercinta yang hidup terpisah. Seorang ibu akan lebih bahagia karena bisa sering bercakap-cakap dengan putrinya yang sedang kuliah di pulau yang berbeda. Begitu juga dengan suami yang bekerja di luar negeri bisa sering sms atau chatting dengan istrinya.
Komunikasi murah mendorong rakyat lebih cerdas. Rakyat akan lebih mudah dan murah mengakses informasi melalui internet menggunakan fasilitas GPRS atau 3G yang ada di handphone mereka. Masyarakat yang tinggal di daerah terpencil yang selama ini sulit untuk mendapatkan informasi bisa memanfaatkan fasilitas ini. Kemudahan akses informasi ini akan mencerdaskan masyarakat.
Komunikasi murah bisa menjadikan rakyat semakin kaya. Akses informasi yang mudah dan murah akan berdampak pada perekonomian masyarakat. Contohnya yaitu informasi lowongan kerja atau penerimaan CPNS di instansi pemerintah bisa diketahui melalui internet yang bisa diakses di HP. Para pengangguran bisa lebih mudah mendapatkan informasi kerja.
Contoh lain adalah data harga pasar lebih mudah diakses. Seorang petani yang tidak tahu harga pasar sayuran yang dia tanam bisa mengakses harga pasar melalui handphone yang dia miliki. Akhirnya dia bisa bernegosiasi untuk mendapatkan harga yang pantas dengan pedagang pengumpul.
Selain itu, komunikasi murah juga bisa membuka peluang bisnis. Seorang pemuda pengangguran yang ingin mencoba berwirausaha bisa mendapatkan ide dan peluang bisnis dengan mengakses informasi melalui handphonenya. Dia juga bisa belajar berwirausaha dengan cara berkomunikasi dengan orang yang sudah berhasil menjalankan usahanya.
Komunikasi murah memudahkan rakyat menjalin silaturahmi atau dalam bahasa yang lebih keren lagi social networking. Bisa dimulai dari mencari teman, membina hubungan dengan membentuk komunitas berdasarkan kesamaan hobi, pekerjaan atau asal daerah. Bahkan ada yang menikah karena “bertemu” melalui chatting atau fasilitas pertemanan seperti facebook.
Jadi biaya komunikasi murah bisa berdampak langsung maupun tidak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat. Sejahtera tidak selalu berarti terpenuhinya kebutuhan materi semata. Komunikasi murah hanyalah salah satu faktor yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Masyarakat Indonesia akan benar-benar sejahtera jika harga kebutuhan pokok lebih murah, biaya pendidikan dan kesehatan terjangkau, fasilitas publik yang memadai dan sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *