I wanna be the best senator

Eksistensi DPD masih tergolong baru di Indonesia. DPD baru berusia 10 tahun dan selama ini keberadaannya belum begitu dirasakan oleh masyarakat. Bahkan sebagian masyarakat belum mengetahui apa fungsi dan peran DPD.
Padahal peran DPD sangat penting bagi kemajuan daerah. Selama ini proses pengambilan kebijakan pembangunan dilakukan secara sentralistik. Aspirasi daerah sering tidak sampai ke pusat. Akhirnya pembangunan daerah terabaikan atau tidak sesuai harapan.
Seandainya saya jadi anggota DPD atau senator, saya ingin menjadi senator terbaik dengan berperan sebagai:
1. Marketer
Tugas utama seorang marketer atau pemasar adalah mengenalkan produk. Memberikan informasi tentang fitur yang menjadi keunggulan produk. Menjelaskan pelayanan yang diberikan. Setelah itu baru membujuk masyarakat untuk membeli produk.
Itulah yang akan saya lakukan. Menjelaskan peran dan fungsi DPD. Menginformasikan apa yang telah, sedang dan akan dilakukan oleh DPD. Peran ini harus terus menerus dimainkan sejak pelantikan hingga selesai masa tugas.
2. Explorer
Seorang marketer yang baik akan menjadi explorer. Saya akan pergi menjelajahi pelosok daerah. Anggota DPD harus faham wilayah pemilihannya. Melihat dengan mata kepala sendiri semua kondisi dan peristiwa yang terjadi.
Dengan atau tanpa biaya perjalanan dinas, saya akan berangkat seperti seorang petualang. Bukan hanya wilayah perkotaan tapi juga ke semua perkampungan. Pergi ke sana kemari mencari aspirasi. Perjalanan ini bukan wisata, hura-hura apalagi foya-foya. Apalagi hanya menghabiskan uang negara saja.
Perjalanan ini akan menghasilkan data dan fakta kondisi masyarakat yang ada di daerah. Kondisi sarana dan prasarana yang ada serta pelayanan publik yang diberikan oleh aparat pemerintah. Fakta yang dikumpulkan itu harus tersimpan baik dalam berbagai bentuk seperti video, foto dan data tertulis. Hal ini dimaksudkan agar bisa menjadi sumber data yang kuat saat berargumentasi dengan pemerintah.
3. Messenger
Peran saya berikutnya adalah sebagai penyampai pesan atau messenger dari rakyat kepada pemerintah. Pesan dari rakyat ini harus diteruskan dan diwujudkan dalam bentuk program pembangunan atau pembuatan undang-undang (UU). Seringkali program pembangunan dan peraturan yang dibuat kurang memperhatikan aspirasi rakyat karena tersumbatnya saluran komunikasi antara rakyat dengan pemerintah.
Pembawa pesan harus bisa menyampaikan pesan dengan tepat dan cepat. Pesan jangan terlalu lama disimpan, sampai berkurang atau lebih, harus pas sesuai dengan amanah yang disampaikan oleh rakyat.
Untuk itu, saya akan menyediakan sarana untuk mempermudah masyarakat menyampaikan pesan. Tidak perlu membangun gedung khusus anggota DPD di masing-masing propinsi. Terlalu mahal biaya pembuatan, operasional dan perawatannya. Lebih baik manfaatkan gedung yang sudah ada karena untuk menampung aspirasi tidak perlu ruangan yang banyak dan luas.
Hal yang lebih penting adalah saya akan menyediakan media komunikasi yang bisa diakses dengan mudah dan murah. Kalau bisa masyarakat tidak perlu bayar. Media komunikasi yang disediakan yaitu telepon, sms, e-mail, twitter, facebook, chatting dan sebagainya. Jadi masyarakat bisa berkomunikasi dengan saya cukup melalui handphone saja.
Jika 3 hal tersebut bisa saya laksanakan dengan baik, saya yakin akan menjadi senator terbaik. Semoga tulisan ini bisa menginspirasi para anggota DPD nun jauh di sana…

21 thoughts on “I wanna be the best senator”

  1. Do you want to be a best Senator sir ? Why just Senator only not President ? You have idealism of Indonesia ! But you must much to learn about that ! Indonesia needed is a leader for his glory ! Not Statedment only ! Can you to do that sir ? Best Regard Dewanta Aries Sandy

    1. Actually to be a president is not such an easy thing to do. I am not only speak or write, I learn to be a leader in small organization now. Hopefully, in the future I’ll be come a great leader.

  2. andai saja anggota DPD bisa menjalankan 3 fungsi pokok yg agan tulis itu, sya yakin kesenjangan di republik ini bisa diatasi. kekuatan politik dan ekonomi tidak hanya terpusat di ibukota negara, setiap daerah punya peranan penting dalam menjadi bagian kemajuan bangsa

  3. Good morning Mr.Akhmad Fardan.Are you relax now ? I think you can to be are great leader like the other people in the world.You right, if to be are president is not easy like we looking for.But you can to be are president in your self.I don’t know to much about your political will interested.I just to know in these times you fight for a good government in Indonesia.for your to knowing, we must uses electro media, magazine, newspapers are our fortresses in this fight.Indonesia after reformations in 1998 build a democration as a which one pillar of your nation.And the press have a bigges political influential in his portions (Free for talk, write, expressions, etc) I can said that is ” The fourth estate ” after ” Legislatif, execitive, Judicatif.And you can to uses this power for your destinations.You have idealism for your self, groups, and Indonesia Mr.Akhmad Fardan.But you must to traying hard for you dream come true.I’m supporting of you.Indonesia now is only development with of no change.Self of confidence is good, but over confidence is bad.On this road half is out place, a static condition means death.Those on the move have gone ahead, those who tarried even a while got crushed.Best Regard Dewanta Aries Sandy

    1. I am agree with you that press is power to influence people. That’s why rich people use television, newspaper, website etc for their political interests. I think is not fair because the other leaders has no media to spread their ideas. What do you think?

    2. Maaf, saya tdk bisa Bhs Inggris, tapi sedikit koreksi, misalnya to be are great harusnya adalah to be a great leader. Demikian juga to be are president, bukannya seharusnya to be a President…? Kemudian beberapa penggunaan kata2 menggunakan to…dan beberapa tenses.
      Keep practicing.

  4. Mr.Senator.If you can’t to use newspaper, television, and other.That is no matter ! You have PEN for your freedom fighter ! You course knowing the pen is mighter than a sword ! Are you a leader and cannot to be surrender with your limitations ! Ir.Soekarno, have pen for to against the Nederland.He don’t have media anythink, but he uses the newspapers for he is subscribe.And a just nottes book write by hand for ” INDONESIA MENGGUGAT ” and than print by typewriter.Napoleon Bonaparte said ” Four hostole newspapers are more to be feared than a thousand bayonets ” You following the politic, and you must following & playing the rules political too.We life in modernized era Mr.Senator.You have media electro like this (Blogger Forum), sms, and anythink you need.Don’n be a sad with your self.The rich man / poor is no matter.The important is ” Spirit, idealism, for to build this country to glory ” for every body is diferent.And you have all Mr.Senator.This time for wake up from your dream ! People Power for Indonesia for 2nd time will be came, quick or late.Go straight Mr.Senator.Godbless with you.Best Regard.Dewanta Aries Sandy

    1. Ya, bedanya cuma satu huruf saja. tapi dari pemimpi jadi pemimpin perlu visi dan aksi. semoga kita bisa jadi pemimpin di bidang masing-masing. amiin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *