Pemoeda Doeloe & P3mud4 53k4r4n9

Kalo anda bingung baca judulnya wajar aja soalnya judul tulisan ini dibuat sesuai dengan zamannya. Pemuda dulu & Pemuda Sekarang. Itu judulnya, tulisan ini dibuat untuk mengingatkan tentang soempah pemoeda (susah juga pake ejaaan lama) yang pernah dilakukan para pemuda dulu. Bisa jadi pemuda sekarang sudah banyak yang melupakan peristiwa itu. Apalagi mengamalkan dan meneruskan perjuangannya.
Apakah ada bedanya pemuda dulu dan sekarang? Pastilah, situasi dan kondisinya kan sudah berubah. Kalo gitu apa perbedaannya? Continue reading “Pemoeda Doeloe & P3mud4 53k4r4n9”

MBA, Gaya Manajemen Pemerintah Kita

Pemerintah kita punya gaya manajemen tersendiri yang berbeda dengan manajemen perusahaan atau manajemen pemerintahan di negara lain. Tiap negara memang punya situasi dan kondisi yang berbeda sehingga pengelolaannya pun berbeda juga. Gaya manajemen pemerintah kita menurut saya itu namanya MBA. Tapi MBA di judul ini bukan master of business administration. Ada yang tau MBA itu apa? Continue reading “MBA, Gaya Manajemen Pemerintah Kita”

Sinetron Baru “Menteri Yang Ditukar”

Wacana reshuffle alias kocok ulang kabinet telah mencapai puncaknya ketika SBY mengumumkan nama-nama menteri dan wakil menteri yang baru atau mengalami perubahan posisi. Reshuffle kabinet memang bagaikan sinetron yang ditunggu-tunggu oleh sebagian rakyat yang masih punya harapan agar terjadi perubahan. Tentu perubahan ke arah yang lebih baik yang diinginkan.
Mengapa reshuffle kabinet seperti sinetron yang menarik untuk ditonton? Continue reading “Sinetron Baru “Menteri Yang Ditukar””

Bagaimana “Rasa” Apple Tanpa Steve Jobs?

Semua perusahaan pasti akan terpengaruh bila pendirinya telah tiada. Apa yang akan terjadi dengan Apple tanpa Steve Jobs? Pertanyaan ini banyak mengemuka dan dibahas di seluruh belahan dunia. Mampukah Apple bertahan dalam persaingan? Ataukah ia hanya akan tinggal kenangan?
Apple adalah perusahaan modern yang dikelola secara profesional. Bukan perusahaan keluarga yang sangat tergantung kepada kehadiran satu orang kepala keluarganya alias one man show. Secara operasional dan manajerial tanpa Steve Jobs perusahaan akan bisa terus berjalan. Business as usual. Continue reading “Bagaimana “Rasa” Apple Tanpa Steve Jobs?”

Apakah anda termasuk orang besar?

Pertanyaan yang terkandung dalam judul di atas tentu bukan menanyakan besarnya fisik seseorang. Kalo besarnya fisik mudah terlihat dan tidak bisa disembunyikan. Orang besar yang dimaksud di sini tentu saja yang bersifat non fisik. Seberapa “besar” diri kita, bsa dilihat dari ciri-ciri orang besar di bawah ini.
Continue reading “Apakah anda termasuk orang besar?”

ADIPURA BUKAN SEKEDAR PIALA

Meraih piala adipura adalah prestasi besar bagi seorang kepala daerah. Bukan hanya prestasi, adipura adalah prestise tersendiri bagi daerah itu sendiri. Adipura adalah salah satu lambang kesuksesan seorang kepala daerah. Oleh karena itu, para kepala daerah berlomba-lomba untuk memperebutkannya.
Adipura sendiri adalah sebuah penghargaan bagi kota di Indonesia yang berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan. Penghargaan ini diselenggarakan oleh Kementerian Negara Lingkungan Hidup. Program pemberian penghargaan Adipura dilaksanakan setiap tahun sejak 1986. Walaupun sempat terhenti pada awal era reformasi yaitu tahun 1998, akhirnya program Adipura kembali dicanangkan di Denpasar Bali pada tanggal 5 Juni 2002 dan terus berlanjut hingga sekarang.
Tujuan diadakannya adipura untuk memacu semua daerah agar menjadi “kota bersih dan teduh”. Oleh sebab itu, kriteria penilaian Adipura terdiri dari 2 indikator pokok yakni Continue reading “ADIPURA BUKAN SEKEDAR PIALA”

UJIAN KEPEMIMPINAN SBY

Rekomendasi tim 8 adalah ujian bagi kepemimpinan SBY di masa awal kekuasaannya yang kedua. Jika ujian ini mampu dilewati dengan baik maka kepercayaan rakyat akan meningkat dan memudahkan jalannya pemerintahan ke depan. Sebaliknya jika ujian ini tidak bisa dilalui dengan lancar, rakyat akan kehilangan kepercayaan. Bahkan mungkin akan menjadi embrio bagi lahirnya people power.
Ujian Penegakan Hukum
Salah satu rekomendasi tim 8 adalah Continue reading “UJIAN KEPEMIMPINAN SBY”

KONTRIBUSI PEMUDA DALAM KEPEMIMPINAN BANGSA MASA DEPAN

Pendahuluan

 

            Peran pemuda dalam setiap episode sejarah kehidupan suatu bangsa telah terbukti nyata. Sejarah telah mencatat dengan tinta emas peran pemuda dalam proses perubahan suatu bangsa. Bukan hanya sejarah bangsa modern namun bangsa-bangsa atau kaum terdahulu pun tidak terlepas dari kontribusi pemuda di dalamnya.

            Kitab suci Al Qur’an telah mengabadikan kisah pemuda Ibrahim yang berani memberontak dan bertindak revolusioner untuk memperbaiki tatanan sistem masyarakat yang sudah rusak. Kisah Ash-habul Kahfi (para pemuda penghuni gua) adalah bukti nyata bahwa pemuda selalu punya peran dalam merubah kondisi suatu bangsa yang tertindas oleh kesewenang-wenangan penguasa. Selain itu, para nabi dan rasul adalah contoh teladan peran pemuda dalam merubah suatu bangsa. Nabi Muhammad SAW berhasil merubah kondisi  bukan hanya suatu bangsa tapi hampir separuh dunia. 

            Pemuda memang identik dengan perubahan. Karakteristik pemuda digambarkan dalam Al Qur’an sebagai seseorang yang berani, pantang mundur dan memiliki standar moral yang tinggi. Selain itu, pemuda memiliki semangat tinggi, berfikir kritis dan terbebas dari beban sejarah pada masanya.

            Oleh karena itu, pemuda adalah pelopor perubahan dimanapun berada. Peran pemuda adalah penentu sejarah perjalanan suatu bangsa. Sejarah Indonesia telah membuktikan peran pemuda tersebut. Namun kita tidak bisa selalu melihat ke belakang karena jalan yang akan dilalui ada di depan mata. Pertanyaannya sekarang adalah apa dan bagaimana kontribusi pemuda untuk masa depan Indonesia. Continue reading “KONTRIBUSI PEMUDA DALAM KEPEMIMPINAN BANGSA MASA DEPAN”

The Servant Leadership

Leadership is action not position. Kepemimpinan adalah tindakan bukan jabatan adalah ungkapan yang sangat tepat menggambarkan makna dari kepemimpinan yang sesungguhnya. Sebagian orang menganggap kepemimpinan terkait erat dengan jabatan dan kekuasaan. Pemahaman tersebut seringkali menimbulkan kesalahpahaman bahwa untuk memimpin harus memiliki kedudukan atau memegang tampuk kekuasaan.

Posisi pemimpin sering menjadi rebutan. Begitu pula yang terjadi di Indonesia dan puncaknya adalah pada tahun 2009 ini. Ribuan orang akan bersaing merebutkan posisi sebagai wakil rakyat di DPR, DPD, dan DPRD propinsi serta kabupaten/kota. Sementara itu, belasan orang lainnya akan bertarung untuk menjadi calon presiden dan wakil presiden. Apa yang sebenarnya mereka cari?

Pemimpin dalam konteks kenegaraan memang secara formal akan mendapatkan kekuasaan, fasilitas dan popularitas. Kebutuhan hidup mereka dan keluarganya akan terjamin. Padahal secara ideal pemimpin seharusnya lebih mendahulukan memenuhi kebutuhan rakyatnya sebagai prioritas tertinggi daripada dirinya sendiri dan keluarganya. Tipe pemimpin seperti ini disebut sebagai servant leaders alias pemimpin yang melayani rakyatnya.

 Ada beberapa karakteristik yang menjadi ciri khas seorang pemimpin yang memenuhi kriteria sebagai servant leaders yaitu:

1. Acceptance and empathy

Pemimpin yang baik mengenal dirinya sendiri. Mereka tahu tentang kelebihan, bakat, minat dan juga kekurangan yang ada pada dirinya. Pengetahuan akan diri sendiri ini akan menjadi kekuatan bagi seorang pemimpin. Mereka akan memimpin dengan semua kelebihan yang ada pada diri mereka dan mengelola kelemahan dirinya sehingga tidak merugikan orang lain. Modal mengenal diri sendiri ini bisa digunakan oleh seorang pemimpin untuk memahami dan berempati dengan orang lain.

2. Calling

Melayani adalah panggilan jiwa bukan karena keterpaksaan atau tuntutan keadaan. Oleh karena itu, melayani orang lain adalah suatu kebiasaan bagi seorang pemimpin. Jika ada seorang calon bupati, gubernur atau presiden yang turun ke pelosok desa pada saat akan mencalonkan diri, kita perlu bertanya kemana saja mereka sebelum ini?. Jika memang mereka seorang pemimpin sejati dia sudah melakukan pelayanan ini sebelumnya. Entah dalam bentuk apa, entah akan mencalonkan diri atau tidak. Mengapa mereka baru mau melayani rakyat ketika ingin menjadi penjabat? Apakah ini yang disebut servant leaders? Tentu tidak. Kita bisa melihat track record seorang calon pemimpin bangsa dari perjalanan hidupnya. Apakah mereka sejak masih muda sudah memiliki pangilan jiwa untuk melayani atau hanya hidup untuk dirinya sendiri.

3. Healing and serving

 Seorang pemimpin akan menjadikan perubahan sebagai bagian dari jalan hidupnya.     Dia tidak anti perubahan justru dia adalah pencetus perubahan. Kehidupan seseorang atau bahkan suatu bangsa akan berada di posisi yang sama jika tidak ada perubahan yang dilakukan. Untuk menyelesaikan problema kehidupan maka seorang pemimpin akan melakukan perubahan yang diperlukan. Namun sebelum itu, dia akan melakukan perenungan dan bertanya. Jika perubahan ini dilakukan, apa dampaknya bagi rakyat? Apakah kehidupan mereka akan menjadi lebih baik? Apakah mereka akan menjadi lebih sehat, sejahtera, bahagia? Apakah mereka akan diuntungkan dengan perubahan ini atau setidaknya tidak mengalami kerugian? 

4. Community

Seorang pemimpin adalah bagian yang tidak terpisahkan dari masyarakatnya. Untuk menguji apakah seseorang adalah pemimpin yang ideal, kita bisa melihat pandangan masyarakat sekitar terhadap dirinya. Pemimpin yang baik adalah tetangga yang baik. Apakah dia dianggap baik oleh tetangganya atau tidak? Apakah dia mengenal, bergaul dan merasakan apa yang dirasakan masyarakat di sekitarnya? Jika kenal dengan tetangga saja tidak mau, bagaimana mungkin dia akan menjadi pemimpin yang melayani rakyat banyak.     

5. Persuasion

Pemimpin sejati tidak mengandalkan otoritas formal sehingga perkataan atau perintahnya diikuti oleh para pengikutnya. Dia adalah orang yang bisa mempengaruhi dan mengarahkan orang lain tanpa harus memiliki legitimasi sebagai pemimpin. Perkataan dan perbuatannya diikuti orang banyak karena dia memiliki kekuatan kepercayaan dan keyakinan. Para pengikutnya mempercayai dan meyakini bahwa pemimpinnya akan mengarahkan dirinya ke jalan yang benar.

6. Conceptualizing

Tidak semua pertanyaan kehidupan memiliki jawaban yang akan memuaskan karena hidup bukanlah persamaan matematika. Seorang pemimpin harus memiliki kemampuan untuk melakukan konsepsi problema yang dihadapi rakyatnya. Apabila rentetan permasalahan telah terkonsep dengan baik, mencari jawaban untuk menyelesaikannya akan lebih mudah dilakukan. Terkadang suatu permasalahan tidak bisa diselesaikan bukan karena tidak adanya solusi tapi karena kita tidak bisa memahami apa yang sebenarnya menjadi permasalahan.  

 

7. Awareness and perception

Pemimpin dan pemimpi hanya memiliki sedikit perbedaan yaitu huruf N saja. Memang seorang pemimpin haruslah menjadi seorang pemimpi agar dia bisa membayangkan masa depan. Namun dia harus tetap bersandar kepada kenyataan. Dia harus memiliki kesadaran terhadap apa yang terjadi di sekelilingnya. Seorang pemimpin sejati tidak berdiri di atas menara tinggi dan tidak berpijak ke bumi. Bukan menatap dan mengharap masa depan yang terang benderang nun jauh di hadapan sementara kondisi rakyatnya masih banyak yang kelaparan. Pemimpin sejati menyadari kondisi masa kini, melakukan perbaikan dan terus melangkah menuju masa depan.

8. Foresight

Seorang pemimpin biasanya duduk lebih tinggi dibandingkan dengan rakyatnya. Bisa kita lihat contohnya dalam sistem kerajaan. Raja akan duduk di singgasana kekuasaan yang megah sementara rakyatnya akan duduk di lantai. Secara filosofis hal ini sebenarnya memiliki makna yang mendalam bahwa seorang pemimpin harus melihat lebih luas dan jauh ke depan dibandingkan dengan rakyatnya. Dia harus memproyeksikan masa depan. Bahkan ada yang mengatakan dia harus memiliki “antena” untuk menganalisa situasi dan mengantisipasi segala implikasi yang mungkin terjadi pada masa yang akan datang. Bagaikan mercusuar atau menara pemantau yang bisa memberikan informasi tentang sesuatu yang berada di kejauhan pandangan.

9. Stewardship

Servant leaders akan berlaku seperti pramugara. Dia yang akan mengarahkan dan melayani semua kebutuhan penumpang selama dalam perjalanan. Jika penumpang membutuhkan sesuatu, pramugara dengan setia akan berusaha memenuhinya. Dia juga akan memberikan contoh prosedur dan tata cara bagaimana menyelamatkan diri jika terjadi sesuatu dalam penerbangan. Bahkan jika terjadi kecelakaan yang sesungguhnya, pramugara harus memprioritaskan para penumpangnya untuk menyelamatkan diri terlebih dahulu. Pramugara adalah orang yang terakhir harus keluar dari pintu darurat jika pesawat mengalami gangguan penerbangan. Dia tidak boleh memikirkan dan mengutamakan dirinya sendiri.

Seorang pramugara akan terus bertugas selama perjalanan yang panjang sementara para penumpang bisa tertidur nyenyak. Setiap saat dia harus siap datang ketika penumpang memanggil meskipun dalam keadaan lelah. Dia harus melayani semua orang yang memiliki perbedaan keinginan dan cara penyampaian. Ada yang berbicara dengan cara yang sopan dan tidak sedikit juga yang menyebalkan. Siapapun, apapun, kapanpun, dimanapun dan bagaimanapun seorang pemimpin harus melayani rakyatnya.

10. Followership

Mungkin ini hal yang paling sulit dilakukan oleh orang yang memiliki ambisi kekuasaan. Seorang pemimpin yang baik dia adalah pengikut atau bawahan yang paling baik juga. Pemimpin adalah orang yang siap untuk memimpin dan dipimpin. Dia tidak harus selalu berada di atas dan memegang kekuasaan. Dimanapun posisinya dia akan siap menerima.

Sungguh sebuah ironi jika ada salah seorang calon pemimpin bangsa ini  yang hanya siap untuk jadi presiden. Dia tidak siap ketika tidak terpilih. Bahkan dia tidak mau menjadi wakil presiden apalagi sekedar menjadi menteri. The servant leaders is not looking for position, he just do the action. Pemimpin sejati tidak mencari posisi, dia hanya melakukan aksi.

 

            Apakah ada calon pemimpin bangsa ini yang telah memiliki kriteria di atas? Andalah yang bisa menjawabnya. Kalau belum ada atau belum terlihat mari kita cari bersama-sama. Jangan terpaku dengan pilihan-pilihan yang sudah ada. Masih banyak kemungkinan yang masih bisa digali.

            Jika kita ingin bangsa ini menjadi bangsa yang maju dan diperhitungkan dunia, carilah the servant leaders. Pilihlah ia sebagai pemimpin negeri ini. Dialah yang akan membawa perubahan karena dia memimpin untuk melayani rakyat. Bukan untuk mengejar kekuasaan, fasilitas dan popularitas.

Selamat mencari…