Cara Menentukan Harga Produk

Penentuan harga barang maupun jasa yang akan kita jual adalah salah satu tahapan penting dalam bisnis. Harga jual barang bisa menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan bisnis yang kita lakukan. Untuk itu, seorang pengusaha harus tahu bagaimana cara menentukan harga. Jangan sampai kita terjebak dalam “perang harga” yang akhirnya akan membunuh bisnis kita sebelum ia berkembang.

Cara menentukan harga bisa dilakukan dengan mengkombinasikan 4 faktor dibawah ini:

  1. Cost
  2. Customers
  3. Competition
  4. Corporate Strategy

Cost adalah semua jenis biaya yang diperlukan untuk menghasilkan, mendistribusikan dan menjual barang atau jasa. Semua biaya yang timbul harus diperhitungkan termasuk biaya tetap misalnya sewa tempat usaha, biaya tenaga kerja, biaya listrik dan lain sebagainya. Penentuan harga dengan memfokuskan pada faktor cost atau biaya ini yang paling umum digunakan sejak zaman dahulu kala. Caranya sangat mudah yaitu dengan menghitung jumlah biaya yang diperlukan ditambah dengan persentase keuntungan. Misalnya jika sepotong roti dibuat dengan biaya Rp 5.000 per buah dan keuntungan yang diharapkan sebesar 30% maka harga jual roti tersebut Rp 6.500. Penghitungan berdasarkan faktor biaya ini akan menjadi dasar bagi penentuan harga jual.

Faktor kedua adalah customers artinya siapa yang akan menjadi target pasar produk kita. Target konsumen yang akan kita bidik harus ditentukan dengan jelas. Target pasar bisa ditentukan dari sisi usia, jenis kelamin, tingkat pendapatan, pendidikan, wilayah geografis dan lain sebagainya. Misalnya roti yang kita buat dengan harga Rp 5.000 tadi akan membidik pasar anak muda laki-laki maupun perempuan, kelas menengah ke atas di kota besar. Maka roti tersebut bisa dijual di mall dengan harga lebih dari Rp 6.500. Mungkin bisa dijual dengan harga Rp 8.000 selain karena harga sewa di mall lebih mahal tapi karena daya beli calon konsumen kita juga tinggi. Terkadang harga yang murah identik dengan kualitas yang rendah. Jadi menjual barang dengan harga lebih mahal boleh-boleh saja selama target pasar kita mampu dan mau membelinya.

Faktor ketiga adalah competition alias kompetisi dengan produk sejenis. Salah satu wujud persaingan bisnis adalah persaingan harga. Jadi untuk menentukan harga jual kita juga bisa melihat dari berapa harga produk dari kompetitor. Jika target pasar kita sensitif dengan harga, kita  bisa menetapkan harga lebih murah dari pesaing. Apabila konsumen yang kita bidik tidak sensitif dengan harga, kita bisa jual produk dengan harga lebih mahal. Tentu saja harga bukan satu-satunya faktor, calon pembeli akan melihat juga dari sisi kualitas produk, pelayanan, dan lain sebagainya. Jangan mengandalkan harga yang murah untuk menjaring konsumen karena konsumen akan mudah beralih ke produk lain yang menawarkan harga lebih murah dari produk kita. Harga murah ataupun mahal harus dibarengi dengan kualitas dan pelayanan yang baik.

Faktor terakhir adalah corporate strategy. Biasanya ini hanya untuk perusahaan yang sudah memiliki strategi bisnis dan rencana pemasaran yang matang. Mereka menentukan strategi perusahaan ke depan dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Positioning produk dan perusahaan sudah ditetapkan sejak awal. Misalnya perusahaan pembuat parfum mewah dengan desain botol yang unik akan menargetkan kalangan selebritis, eksekutif muda, dan sejenisnya sebagai pembeli. Tentu saja harga jual parfum ini sangat mahal. Produk parfum dan perusahaanya diposisikan sebagai barang mewah untuk kalangan terbatas.

Itulah beberapa faktor yang menentukan penetapan harga jual produk. Faktor cost adalah dasarnya karena pasti harga barang yang akan dijual harus lebih  tinggi dari biaya yang dikeluarkan. Faktor lain bisa menjadi kombinasi dalam penentuan harga. Selamat menghitung harga produk anda, semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *