Cara Mencari Referensi

Salah satu kendala yang dihadapi oleh para mahasiswa dan dosen untuk menulis tulisan akademik adalah kurangnya referensi. Padahal referensi adalah salah satu bahan baku penting yang akan diproses untuk menghasilkan sebuah karya tulis ilmiah. Saat ini kendala tersebut bisa teratasi dengan kemajuan teknologi informasi ketika hampir semua referensi akademis dapat diperoleh menggunakan internet.

Tulisan ini akan menjelaskan cara mencari referensi dengan berbagai cara. Sebelum mencari referensi ada beberapa hal penting yang harus kita perhatikan diantaranya yaitu:

•             Pastikan anda tahu apa yang akan dicari

Sebelum menulis makalah, artikel jurnal atau tugas akhir, kita harus punya topik yang akan dibahas. Jadi topik inilah yang akan kita cari referensinya. Tanpa punya topik yang jelas dan pasti, kita akan kesulitan mencari referensi karena kita tidak tahu apa yang sebenarnya akan dicari. Pastikan anda tahu apa yang aan dicari sebelum memulai pencarian.

•             Tentukan kata kunci/keyword yang spesifik

Apa yang akan anda cari harus berbentuk kata kunci/keyword yang spesifik. Jangan mencari menggunakan kata kunci yang terlalu “luas”. Misalnya jika anda mendapat tugas kuliah untuk membuat makalah tentang pemasaran, jangan mencari referensi dengan kata kunci “pemasaran” karena akan menghasilkan pencarian yang terlalu banyak dan tidak spesifik. Kita harus mempersempit pencarian dengan menggunakan kata kunci yang lebih khusus dan mempunyai makna yang lebih “sempit”.

•             Keyword lebih baik menggunakan bahasa Inggris

Kata kunci alias keyword yang akan kita gunakan untuk pencarian referensi lebih baik menggunakan bahasa Inggris. Kenapa begitu? Karena referensi yang tersedia di internet lebih banyak berbahasa Inggris dibandingkan yang berbahasa Indonesia. Selain itu, sumber asli teori atau kerangka pemikiran berbagai bidang ilmu lebih banyak menggunakan bahasa Inggris. Bagaimana kalau tulisan yang akan dibuat berbahasa Indonesia? Saran saya sih lebih baik tetap mencari referensinya yang berbahasa Inggris baru nanti diterjemahkan ke bahasa Indonesia karena kita harus mendapatkan sumber asli referensi yang sebagaian besar berbahasa Inggris.

•             Ada open access (free) dan limited access (subscribe or fee)

Sumber referensi berupa artikel jurnal ada yang bisa diakses terbuka (open access) alias gratis. Ada juga yang bisa diakses secara terbatas (limited access). Aksesnya dapat dilakukan dengan cara berlangganan (subscribe) yang biasanya dilakukan oleh perpustakaan perguruan tinggi atau juga dengan cara bayar (fee) yang bisa dilakukan secara individual. 

Ok, sudah paham yah. Sekarang kita kan mulai mencari referensi dengan cara pertama yaitu dengan menggunakan search engine. Kita akan memakai google sebagai search engine yang paling populer dan powerful. Google sudah punya kanal khusus untuk dunia akademik yaitu google scholar, kalo di google Indonesia namanya google cendikia.  

Langkah pertama buka google scholar atau google cendikia lalu masukkan keyword yang sudah kita siapkan ke dalam kolom search. Saya contohkan dengan memasukkan keyword “brand image” seperti gambar di bawah ini.

Hasilnya akan tampil berbagai artikel ilmiah yang berkaitan dengan keyword “brand image”. Biasanya jika artikel ilmiah yang ditampilkan terdapat tulisan [PDF] artinya artikel tersebut kemungkinan besar bisa didownload.

Cara lain yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan pencarian di laman google.com. Jika anda melakukan pencarian di laman ini, keyword yang anda tulis harus ditambahkan dengan kata “scholarly articles”, “academic papers” dan semacamnya. Jika tidak maka hasilnya akan berbeda jauh. Misalnya jika kita masukkan keyword “brand image” saja maka yang akan keluar adalah semua tulisan tentang brand image meskipun itu bukan artikel ilmiah. Sementara jika keyword ditambahkan dengan “scholarly articles” maka akan menghasilkan pencarian berupa semua artikel ilmiah yang berhubungan dengan “brand image” seperti contoh dalam gambar di bawah ini.

Jika kita perhatikan hasil pencarian yang pertama dan kedua ternyata berbeda. Untuk itu, kita bisa melakukan kedua cara pencarian ini agar bisa mendapatkan hasil yang lebih banyak dan variatif. Anda bisa memilih artikel yang lebih sesuai dengan topik yang akan anda tulis.

Demikianlah cara mencari referensi dengan menggunakan search engine, masih ada cara-cara lain yang bisa dilakukan untuk mencari referensi. Jadi nantikan kelanjutan tulisan ini. Semoga bermanfaat, silahkan dishare agar lebih banyak orang bisa mendapatkan manfaatnya. Terima kasih.

2 thoughts on “Cara Mencari Referensi”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *