Ayo Kita Kembangkan Kuliner Banten

Apa oleh-oleh khas yang dibawa orang kalo pulang dari bandara Soekarno-Hatta yang secara geografis ada di Banten? Bingung kan. Kalo dari medan bisa bawa bika ambon, dari semarang bawa lumpia, dari yogya bawa bakpia. Masakan Sunda atau Jawa ada dimana-mana, masakan Banten itu yang seperti apa?
Kuliner Banten memang belum populer dan dikenal oleh masyarakat luas. Jangankan orang lain, orang yang tinggal di wilayah Banten saja masih sering kebingungan ketika ditanya apa sebenarnya kuliner khas Banten. Padahal kuliner bisa menjadi salah satu ikon daerah dan menjadi daya tarik bagi wisatawan lokal maupun internasional. Masakan khas daerah yang populer bisa membawa kesejahteraan untuk masyarakat.
Kita bisa ambil contoh orang Padang atau Palembang. Dimanapun mereka berada, tidak perlu susah mencari kerja. Mereka yang bisa masak, tinggal memasak makanan khas daerahnya dan bisa dijual di teras rumah. Jika punya modal, bisa buka warung di tempat yang strategis. Bahkan saat ini makanan khas daerah sudah tersedia dalam kemasan yang menarik dan dijual secara online. Contohnya: Rendang dalam kaleng yang bisa dibawa ke luar negeri sekalipun. Asyik banget kan, jadi dimanapun kita berada kita masih bisa makan makanan khas Indonesia.
Untuk itu, makanan khas Banten masih perlu dikembangkan. Langkah-langkah pengembangan kuliner Banten bisa dilakukan dengan cara-cara sebagai berikut:
1. Pemetaan potensi kuliner dari masing-masing Kabupaten/Kota. Caranya dengan melakukan pendataan kuliner tradisional yang menjadi ciri khas dari masing-masing daerah. Lebih baik lagi jika ditambahkan dengan latar belakang budaya, kisah sejarah, dan segala pernak-pernik yang berkaitan dengan kuliner tersebut.
2. Festival kuliner Banten yang dilakukan secara periodik diprakarsai oleh pemerintah daerah dengan didukung oleh swasta dan seluruh komponen masyarakat. Keterlibatan media massa cetak dan elektronik sangat penting dalam acara ini agar informasi tentang kuliner Banten bisa tersebar luas. Tujuannya adalah mengenalkan berbagai macam produk kuliner khas dari Banten ke masyarakat secara langsung.
3. Promosi kuliner Banten di dunia maya. Internet kini menjadi salah satu andalan masyarakat dalam mencari dan berbagi informasi. Untuk itu, promosi kuliner Banten di ranah on line perlu dilakukan dengan melibatkan para blogger. Salah satu caranya bisa dengan mengadakan lomba menulis di blog dengan tema kuliner Banten. Lomba ini bisa dijadikan satu paket dengan festival kuliner. Dengan lomba ini tulisan tentang kuliner Banten akan semakin banyak di dunia maya. Inilah sumbangsih dari blogger untuk Banten.
4. Jadikan kuliner Banten sebagai makanan wajib dalam acara resmi pemerintah daerah. Apapun acaranya, makanannya khas Banten. Pemerintah daerah sering mengadakan kegiatan yang membutuhkan hidangan makanan dan minuman untuk para tamu. Pada momen inilah makanan dan minuman khas Banten ditampilkan. Diharapkan dengan dimulai dari pemerintah yang memberikan contoh, perusahaan swasta dan masyarakat umum bisa mengikuti. Kita harus bangga dengan kuliner kita sendiri.
5. Mengadakan pelatihan masak untuk para pedagang, ibu rumah tangga dan siapa saja yang berminat dengan kuliner Banten. Para pedagang bukan hanya dilatih untuk memasak, tapi juga menyajikan dan mengemas produk kuliner sehingga bisa menarik perhatian konsumen. Popularitas kuliner Banten harus didukung oleh ketersediaan produk di pasar. Tentu saja keberadaan para pedagang kuliner khas Banten ini perlu didukung sepenuhnya oleh pemerintah daerah. Jika memungkinkan mereka diberikan kemudahan dalam berusaha dengan memberikan tempat usaha, bantuan permodalan dan pemasaran.
Jika kuliner Banten bisa dikembangkan, kesejahteraan rakyat pun bisa meningkat. Ayo Blogger, kita promosikan kuliner Banten di dunia maya. Yuuk mari…

4 thoughts on “Ayo Kita Kembangkan Kuliner Banten”

    1. kayaknya ente jualan apa aja nih…sate bandeng perlu dimodifikasi biar lebih mudah diterima masyarakat. setuju nggak?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *